banner 728x250

Polres Nabire Bantu Fasilitasi Mediasi Lanjutan pertikaian di Gerbang Sadu Wadio

tribaranews.papua
banner 120x600

Nabire – Dalam rangka menyelesaikan kasus pertikaian antar kelompok keluarga yang terjadi di Jl. poros Nabire Paniai, Kampung Gerbang Sadu, Kapolres Nabire AKBP Wahyudi Satriyo Bintoro, S.H., S.I.K., M.Si bantu fasilitasi kegiatan mediasi di Polres Nabire, Jumat (12/01/2024)

Mediasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Nabire AKBP Wahyudi Satriyo Bintoro, S.H., S.I.K., M.Si dengan menghadirkan perwakilan dari pihak-pihak yang bertikai antara keluarga korban Marselino Zonggonau dan keluarga tersangka. Selain itu dalam kegiatan tersebut juga disaksikan langsung oleh PJ Gubernur yang di wakili oleh Plt Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Tengah Neno Tabuni,Lo Provinsi Papua Tengah Kombes Pol Supriyagung, S.I.K, S.H., Dandim 1705/Nabire LETKOL Inf. Doni Firmansyah, M.Han., Sekda Kabupaten Nabire Piter Erari, S.E., M.M, Anggota MRP Provinsi Papua Tengah Wakil Adat Yulius Wandagau.

Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan bahwa hari ini kita lakukan pertemuan mediasi lanjut dalam rangka menyelesaikan permasalahan pertikaian yang terjadi kemarin antara keluarga korban dan tersangka. Dalam kegiatan ini saya harap dapat berjalan dengan aman dan lancar, kedepan kami harap tidak ada lagi terjadi pertumpahan darah di Kab. Nabire

Dari hasil pertemuan tersebut disepakati untuk penyelesaian kedua belah pihak dengan pernyataan:

1. Kedua belah pihak sepakat masalah pertikaian ini di selesaiakan dengan cara lepas tali busur di depan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, pemkab Nabire Kapolres, Dandim 1705 NABIRE, Kepala Suku, Tokoh Adat dan elemen masyarakat.
Kedua belah pihak sepakat untuk bersama-sama membuka akses jalan di Jalan Poros Trans Nabire-Paniai.
2. Kedua belah pihak sepakat menunggu korban yang terkena panah dalam pengobatan dan hingga sembuh.
3. Kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaiakan kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, setelah masalah pertikaian yang terjadi di Jalan Poros Trans Nabire-Paniai tepatnya di kampung gerbang sadu Kab.Nabire di nyatakan selesai atau aman dan kondusif.4. Kedua belah pihak sepakat apabila korban yang dalam perawatan meninggal dunia akibat pertikaian di Jalan Poros Trans Nabire-Paniai tepatnya di kampung gerbang sadu Kab.Nabire, masing-masing pihak keluarga bertanggung jawab.
5. Kedua belah pihak sepakat tidak akan ada pertikaian lagi di antara kedua belah pihak dibaru kemudian hari,apa bila terjadi pertikain lagi maka itu merupakan masalh baru.

Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan surat pernyataan oleh kedua belah pihak di lokasi pertikaian Jalan Poros Trans Nabire-Paniai Kampung Gerbang Sadu Distrik Nabire Barat Kabupaten Nabire.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *